
Nama Noora diambil dari kata “Noor” yang berarti cahaya. Sebagaimana ilmu pengetahuan yang lazim diibaratkan sebagai cahaya, Noora diharapkan menjadi cahaya yang mampu menuntun dari kegelapan menuju jalan yang terang, bi idznillaah.
Noora Qur’an Indonesia menghadirkan pengalaman belajar tajwid Al-Qur’an yang berbeda bagi muslimah Indonesia dari berbagai rentang usia. Materi disusun secara sistematis, disampaikan dengan cara yang mudah dipahami, dan dikemas secara menyenangkan—terutama bagi para pemula.
Pembelajaran di Noora berfokus pada ilmu tajwid berdasarkan riwayat Hafs ‘an ‘Ashim melalui jalur Syathibiyyah, dengan tujuan agar setiap muslimah dapat mempelajari Al-Qur’an sesuai dengan tuntunan Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalaam.
Noora Qur’an Indonesia (NQI) didirikan pada Februari 2021 oleh Dian Ummu Nadine sebagai pimpinan, bersama Englandia Herawati, Masita Ummu Aqila, dan Audiyanti Kusumowardhani.
Bi idznillaah, pada tahun yang sama, Angkatan 1 resmi dimulai dengan jumlah peserta awal sebanyak 100 orang. Kesuksesan ini kemudian diikuti oleh Angkatan 2 pada tahun 2022 dengan jumlah 150 peserta.
Selanjutnya, NQI terus melanjutkan kiprahnya dengan Angkatan 3 pada tahun 2024 yang juga diikuti oleh 150 peserta.
Dan pada tahun 2025, bi idznillaah, NQI kembali membuka Angkatan 4 dengan jumlah 110 peserta, sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang berkualitas bagi muslimah Indonesia.
Menjadi Institusi Pembelajaran Al Qur’an Online berbahasa Indonesia bertaraf Internasional